Materi TKJ

Anatomi Server: 4 Peran Vital

Memahami perbedaan dan fungsi DHCP, DNS, Web Server, dan File Server.

Server adalah jantung dari sebuah jaringan. Namun, "server" bukanlah satu benda tunggal, melainkan sebuah **peran** atau **fungsi**. Sebuah komputer (atau *virtual machine*) bisa disebut server jika ia *menyediakan layanan* untuk komputer lain (yang disebut *client*).

Dalam satu jaringan sekolah atau kantor, Anda mungkin menemukan satu mesin fisik yang menjalankan berbagai peran server sekaligus. Di TKJ, sangat penting untuk memahami 4 peran paling dasar yang membuat jaringan kita berfungsi.

4 Peran Server Paling Dasar

  • 1. DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol)

    Anatomi: Si "Petugas Resepsionis Otomatis".
    Saat Anda (client) baru tiba di "hotel" (jaringan WiFi), Anda tidak perlu repot mencari kamar. DHCP Server akan langsung menghampiri Anda dan memberi Anda "kunci kamar" (IP Address), "peta hotel" (Subnet Mask), dan "jalan keluar" (Default Gateway) secara otomatis. Tanpa DHCP, Anda harus mengatur IP Address manual di setiap perangkat.

  • 2. DNS Server (Domain Name System)

    Anatomi: Si "Buku Telepon Internet".
    Komputer tidak mengerti nama smkadiluhur.sch.id; mereka hanya mengerti angka (IP Address). DNS Server bertugas menerjemahkan nama domain yang mudah diingat manusia menjadi IP Address yang dimengerti komputer (contoh: 103.247.11.11). Setiap kali Anda browsing, browser Anda akan bertanya ke DNS Server terlebih dahulu.

  • 3. Web Server

    Anatomi: Si "Pelayan Restoran".
    Setelah Anda tahu alamat (IP) dari "restoran" (website) yang Anda tuju, Web Server-lah yang bertugas *menyajikan* "hidangan" (file website) kepada Anda. Ia menerima permintaan dari browser Anda (client) dan mengirimkan kembali file HTML, CSS, JavaScript, dan gambar agar website tampil di layar Anda. Contoh software-nya: Apache, Nginx.

  • 4. File Server

    Anatomi: Si "Lemari Arsip Terpusat".
    Ini adalah server yang didedikasikan untuk menyimpan dan mengelola file. Di sekolah atau kantor, ini sangat penting untuk *sharing* data antar guru, *backup* data terpusat, dan mengatur hak akses (siapa yang boleh membaca/menulis file). Contoh protokolnya: SMB (di Windows) atau NFS (di Linux).

Satu mesin server fisik bisa saja menjalankan keempat peran ini sekaligus (misalnya, router WiFi di rumah Anda seringkali bertindak sebagai DHCP server dan DNS server mini). Namun, di lingkungan besar, setiap peran penting biasanya dijalankan oleh mesin server terdedikasi untuk performa dan keamanan.

Uji Pemahaman: Peran Server

A. Contoh Soal dan Jawaban

Klik soal di bawah ini untuk melihat jawabannya.

Jawaban: DHCP Server.
Alasan: DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang bertugas memberikan alokasi IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway secara otomatis kepada *client* yang baru bergabung ke jaringan.

Jawaban: DNS Server.
Alasan: Browser tidak tahu alamat IP google.com. Ia harus bertanya ke DNS Server (si "Buku Telepon") terlebih dahulu untuk mendapatkan IP Address-nya. *Baru* setelah mendapatkan IP-nya, ia akan menghubungi Web Server milik Google.

B. Soal Latihan Mandiri

Coba jawab pertanyaan berikut untuk menguji pengetahuan Anda:

  1. Jelaskan perbedaan utama antara Web Server dan File Server. Keduanya sama-sama "menyimpan file", kan?
  2. Selain IP Address, Subnet Mask, dan Gateway, informasi penting apa lagi yang biasanya diberikan oleh DHCP Server? (Petunjuk: berhubungan dengan Soal 2).
  3. Apa kepanjangan dari Nginx dan Apache? (Ini adalah dua software... server apa?)